Kisah Sahabat Nabi yang Jenazahnya Dimandikan Malaikat



Suatu hari ketika terjadi peperangan di Uhud, umat Islam terdengar kalah dari kelompok musuh orang-orang kafir. Melihat demikian, salah satu sahabat Nabi yang tadinya tidak niat ikut perang langsung bergergas ke Medan perang.

Dia adalah Sahabat Kanzalah, sahabat Nabi yang sebelumnya tidak akan ikut perang karena baru saja melangsungkan pernikahan dengan istrinya. Ia baru saja malam itu menggauli istrinya. Akan tetap mendengar itu Kanzalah langsung menuju peperangan yaitu perang Uhud setelah mendengar kekalahan orang Islam.

Dengan membawa sebilah pedang, Kanzalah yang masih dalam keadaan junub itu berlari ke Uhud, untuk ikut membela Islam. Namun naas, dia juga terbunuh di tangan musuh dan mati syahid di dalam peperangan.

Dalam Islam orang yang mati syahid maka tidak perlu dimandikan, itu jika tidak dalam keadaan sedang junub ketika sebelum wafatnya. Namun demikian Kanzalah memiliki junub. Namun hebatnya, jenazah Kanzalah dimandikan oleh malaikat langsung.

Hal itu dikatakan ketika jenazah Kanzalah akan dikuburkan, Baginda Nabi SAW bersabda:

هذه الملائكة تغسل حنظلة بن أبي عامر من الجنابه

Artinya: "Saya melihat para malaikat sedang memandikan jenazah Kanzhalah."

Abu Sa'id Sai'di RA juga berkata menegaskan itu: "Ketika Baginda Rasulullah SAW berkata demikian, aku pergi melihat jenazahya. Kulihat bulir-bulir air bekas mandi menetes dari kepala Hanzhalah."

Ada hikmah yang amat penting dari cerita pendek umat Islam ini. Bahwa, ketika sudah masalah Islam maka orang yang imannya kuat akan melakukan apapun demi Islam. Mereka tidak peduli dengan alasan apapun.

Semoga kisah sahabat Kanzalah ini memberikan pelajaran berharga bagi kehidupan kita. Agar selalu bisa memperjuangkan nilai-nilai Islam dengan niat mengabdi kepada Allah SWT.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel