Bukti Kebenaran Ajaran Islam
Sebagai agama, panduan hidup dan ajaran lengkap, Islam mengacu pada silsilah risalah setiap nabi dan rasul yang diutus. Tidak ada satu kaumpun kecuali telah diutus bagi mereka seorang rasul.
Diantara karakrer khas ajaran inti para rasul itu adalah menyembah Allah dan tidak menyekutukanNya dengan apapun, serta mengerjakan setiap kewajiban yang diperintahkan Allah lewat rasulNya.
Ketika Nabi Muhammad SAW menawarkan Islam kepada Ahlul Kitab ( Yahudi dan Nasrani), masing masing mereka membantah dengan mengatakan bahwa Nabi Ibrahim itu Yahudi dan Nasrani.
Padahal mereka sendiri tahu bahwa Taurat dan Injil diturunkan setelah nabi Ibrahim. Artinya, kedua kitab itu juga merujuk kepada ajaran Ibrahim dengan menyembah Allah dan tidak menyekutukannya. Sehingga tidak mungkin agama Ibrahim itu Yahudi atau Nasrani, sebab kedua nama itu datang ratusan tahun kemudian: Nasrani dan Yahudi adalah nama yang dinisbahkan oleh tokoh mereka sendiri.
Atas pandangan Al quran di atas, maka ajaran (Islam) yang disampaikan oleh nabi Muhammad SAW adalah sejalan dengan karakter ajaran nabi Ibrahim, yang "hanifan musliman dan tidak syirik".
Selanjutnya Allah Berfirman (Albaqarah, 68) " Sesungguhnya sedekat dekat manusia dengan ajaran Ibrahim adalah yang mengikuti ajarannya dan mereka yang mengikuti nabi ini (Muhammad SAW) serta orang orang yang beriman kepadanya, maka Allah akan menjadi Penolong mereka".
Demikianlah diantara keterangan hak tentang kebenaran ajaran Islam," Ini adalah kisah yang hak, (pasti benarnya),Tiada Tuhan selain Allah, sesungguhNya Ia Maha Perkasa dan Maha Bijaksana"(Albaqarah 62).
Wallahu A'lam.
